Mulailah,
karena dalam keberanian untuk memulai itulah terletak kemudahannya...
Allah akan memberi banyak jalan menuju pada-Nya, jika kau bersungguh-sungguh...
Seabrek kesempatan beramal yang Allah berikan padamu adalah semata-mata untuk menguji sebatas mana perkembangan imanmu.
Bersegeralah menyambut banyak amal...
karena itu akan teruji dan terasah, tumbuh dan berkembang...
karena kemuliaan seseorang terletak dari seberapa besar ia mampu berkorban dan memberi...
cintai Allah dan cintai kebenaran dengan mengamalkan segala yang mengantarkan pada-Nya.
cintailah penduduk langit, agar kau dicintai penduduk bumi...
ambil selaksa cinta dari langit dan tebarkan untuk semua makhluk di bumi...
lebih pedulilah, sekalipun itu tak menguntungkanmu.
munculkan banyak inisiatif melakukan kebaikan
lakukan sesuatu dalam segala keadaan, karena kita tak tahu amal mana yang membawa kita pada surga-Nya...
Ganbaru.
Rabu, 12 Februari 2014
Rabu, 15 Januari 2014
Aozora no tamago
Kalau huruf kanjinya ditulis seperti ini 青空の卵 .
Artinya 青(ao)= biru, 空(zora) =
langit,の (no) = - ,卵 (tamago) = telur -> telur langit biru. Apa
itu?
Sepertinya itu adalah istilah dalam bahasa Jepang. Hm, saya belum tahu apa
artinya.
Yang jelas saya tahu istilah itu dari sebuah drama jepang (dorama).
Meskipun namanya drama, tolong jangan samakan dengan drama korea yang membuat
hidupmu sia-sia. Jumlah episodenya puluhan dan durasi tiap episodenya hampir
sejam, membuat kita hanya duduk ‘mantengin’ layar laptop hingga berhari-hari
lamanya. Juga jangan pula disamakan dengan sinetron di Indonesia yang ‘begitulah’.
Tak perlu saya ceritakan. Dorama ini hanya berjumlah sembilan episode dengan rata-rata
durasi tiap episodenya hanya 20 menit. Yang membuat saya tambah lebih mending
lagi drama ini dibuka dengan glow by keeno ft ぐらたみん(exit tunes) yang lumayan. Oh ya, ada yang menarik dari lagu tersebut.
Lagu glow sebelumnya atau sesudahnya, entah yang nyanyi oleh siapa pertama
kali, tapi yang saya tahu lagu ini juga pernah dinyanyikan oleh Hatsune Miku (glow versi Hatsune Miku).
Tahu siapa Hatsune Miku itu? Hatsune Miku adalah adalah karakter virtual yang
sangat terkenal di dunia internet. Dia tidak nyata. Dia hanyalah ‘vocaloid’
(berasal dari vocal dan android), program synthesizer bernyanyi yang dirancang
dengan menggunakan teknologi komputer, mampu menciptakan suara dengan
input text. Yang membuat saya tercengang dengan Hatsune Miku ini adalah penggemarnya
sangat banyak, kebanyakan para otaku. Bahkan ia pernah mengadakan konser
langsung di atas panggung. Tapi karena memang orangnya tidak ada, ya yang kita
lihat hanya proyeksi hologramnya dia. Hehe, kalau membayangkan saya jadi ingin
tertawa sendiri.
Weleh-weleh, kapan mau cerita aozora no tamago-nya?
Yang jelas saya tahu istilah itu dari sebuah drama jepang (dorama).
Meskipun namanya drama, tolong jangan samakan dengan drama korea yang membuat
hidupmu sia-sia. Jumlah episodenya puluhan dan durasi tiap episodenya hampir
sejam, membuat kita hanya duduk ‘mantengin’ layar laptop hingga berhari-hari
lamanya. Juga jangan pula disamakan dengan sinetron di Indonesia yang ‘begitulah’.
Tak perlu saya ceritakan. Dorama ini hanya berjumlah sembilan episode dengan rata-rata
durasi tiap episodenya hanya 20 menit. Yang membuat saya tambah lebih mending
lagi drama ini dibuka dengan glow by keeno ft ぐらたみん(exit tunes) yang lumayan. Oh ya, ada yang menarik dari lagu tersebut.
Lagu glow sebelumnya atau sesudahnya, entah yang nyanyi oleh siapa pertama
kali, tapi yang saya tahu lagu ini juga pernah dinyanyikan oleh Hatsune Miku (glow versi Hatsune Miku).
Tahu siapa Hatsune Miku itu? Hatsune Miku adalah adalah karakter virtual yang
sangat terkenal di dunia internet. Dia tidak nyata. Dia hanyalah ‘vocaloid’
(berasal dari vocal dan android), program synthesizer bernyanyi yang dirancang
dengan menggunakan teknologi komputer, mampu menciptakan suara dengan
input text. Yang membuat saya tercengang dengan Hatsune Miku ini adalah penggemarnya
sangat banyak, kebanyakan para otaku. Bahkan ia pernah mengadakan konser
langsung di atas panggung. Tapi karena memang orangnya tidak ada, ya yang kita
lihat hanya proyeksi hologramnya dia. Hehe, kalau membayangkan saya jadi ingin
tertawa sendiri.
Weleh-weleh, kapan mau cerita aozora no tamago-nya?Rabu, 08 Januari 2014
RANGKUMAN PETUNJUK SEPANJANG JALAN (Sayyid Quthub)
Sistem nilai kebebasan yang dari
dulu seringkali dibangga-banggakan oleh bangsa barat sudah mulai ditinggalkan.
Sosialisme yang diusung oleh bangsa komunisme pun mulai menyeleweng dari
seharusnya, bahkan mulai menampakan kegagalannya dan tak mampu untuk
menuntaskan masalah yang terjadi di
masyarakat. Hal ini disebabkan nilai-nilai tersebut memang tidak sesuai dengan
fitrah manusia. Oleh karena itu perlu adanya kepemimpinan yang baru, yaitu
kepemimpinan Islam. Sebagaimana yang telah Allah perintahkan dalam ayat-ayatNya
bahwa umat Islam memilki tujuan untuk menjadi pemimpin sekaligus dalam rangka
ibadah kepadaNya. Namun untuk menjadikan yang demikian tidaklah mudah. Meskipun
Islam pernah berjaya pada beberapa abad silam, namun kondisi sekarang yang
telah banyak mendapat pengaruh dari kebudayaan bangsa barat baik dari segi
budaya, ilmu, teknologi dan lain sebagainya tidak dapat dihilangkan secara
sepenuhya. Apalagi dalam perkembangan di bidang sains dan teknologi telah
membawa manusia dalam kemajuan, oleh karenanya tidak dapat dihilangkan begitu
saja. Namun bagi Umat Islam sendiri yang telah tertidur begitu lamanya tidak
akan dapat menyainginya begitu saja. Maka dari itu umat ini tidak akan bersaing
lewat jalan materi. Untuk memegang tampuk kepemimpinan dunia ini umat Islam
membutuhkan yang lebih asasi dibandingkan dengan hal yang bersifat materi.
Syarat pokok tersebut adalah akidah dan program yang akan membuat manusia teratur,
bahkan mengendalikan sains dan teknologi. Dengan terbentuknya masyarakat Islam
inilah, maka manusia hanya akan menghamba dan taat kepada Allah. Aturan yang
berlaku adalah aturan Allah yang juga akan membawa kebaikan bagi manusia itu
sendiri.
Di zaman
modern ini manusia tidak akan mendengar kepada akidah yang hanya diucapkan
belaka. Oleh karenanya ia harus bisa menjelma menjadi nyata dan bisa dibuktikan di dalam
masyarakat, bahwa dengan terbentuknya masayarakat yang berpedoman pada Islamlah
manusia akan selamat. Untuk mewujudkankan diperlukan beberapa kader atau
pelopor untuk kebangkitan umat ini. Dan segolongan orang tersebut juga harus
tahu pula pedoman atau panduannya. Dan panduan ini tidak lain dan tidak bukan
adalah Al Quran dan juga dari arahan-arahan Al-Quran yang asasi juga dari
konsep yang telah dipancarkan oleh Al-Quran ke dalam jiwa para pelopor dan
kader dahulu, yang telah diberi penghormatan besar oleh Allah SWT untuk
mengubah sejarah umat manusia sesuai
kehendak Allah.
Rabu, 06 November 2013
Hidup Itu Seperti Ini
Ada yang sedang sedih, biarkanlah
saja. Ada yang menangis, tak apa. Kita tak akan selalu bisa menahan air mata
yang jatuh, bukan?
Kadang ada kelegaan menyergap,
melihat air garam itu mengalir. Wah, sadis ya? Bahagia di atas penderitaan
orang lain. Tapi bukan itu maksudnya.
Orang yang tak pernah menangis,
malah itu membuat lebih khawatir. Seperti ada pertanyaan, “ apakah ia baik-baik
saja?” (menahan dirinya untuk orang lain).
Karena hidup itu ada hari-hari di
mana kita akan merasa bahagia dan sedih. Ya, akan ada hal sedih. Jangan-jangan
karena terlalu bahagia, kita malah melupakan hal itu. Atau karena terlalu
sedih, kita jadi lupa untuk tersenyum dan tertawa. Aneh ya?
Hanya ada satu hal yang pasti.
Saat hari yang tidak kita inginkan itu datang. Saat tersadar ternyata kita
sudah jatuh. Saat kau merasa hidupmu berhenti. Waktu akan terus berjalan. Ya, ia
tidak akan menunggu walau hanya sekejap.
![]() |
| ano hito |
Tak apa, menangis. Menangis
sambil makan bubur ayam. Menangis sebelum tidur. Menangis dalam tidurmu. Bahkan menangis di
depan tv, itu tidak mengapa (segitunyakah? Tapi itu yang terjadi) Menangislah
juga dalam tilawah dan doamu. Menangis dalam sholat dan sujudmu. Allah selalu
bersama kita.
Tidak apa-apa, lihatlah langit,
ia masih terbentang menghubungkan kita di tempat yang berbeda.
Untuk seseorang yang tak kutahu
ia sedih, ketahuilah itu membuatku
merasa bersalah. Daijobu yo? Atashi wa itsumo anata o shinjite. Entah di mana,
ku harap kau akan selalu baik-baik saja. Ah.. kangen berat.. hiks.
Jumat, 03 Mei 2013
Rabu, 27 Februari 2013
Dakwah itu.....
Wuuiing..., Bugg! Sebuah bantal tepat mendarat di muka sang Kakak yang entah sedang mimpi apa saat itu. “Woii, Mas,, tangi, tangi,, sholat ndisit mana!!!” Sama sekali tidak bergeming, sang Kakak malah semakin menyelami tidurnya dengan membenamkan kepalanya dengan bantal sedalam-dalamnya.
“heh, malah turu maning, tangi! tangi! Mengko waktune enteng!” Teriakan adik lebih kencang. Hehe, bantal memang peredam suara yang cukup baik di saat-saat seperti ini sehingga teriakan adik yang membahana itu bisa sedikit teratasi. Tak mau kalah dan tak kehabisan akal, sang adik mulai mengguncang-guncang badan yang kaku nan keras itu dengan sekuat tenaganya.
“wis turu sedina-dina ya ora tangi-tangi sih, sing mbarang esuk anjog awan, awan anjog sore, sholat sadela ya kena rah mana!!!” huh, kali ini suara adik semakin menjadi, menyulutkan api emosi kakak. Merasa ketenangannya terganggu, dengan nada yang kesal sang kakak menjawab “YAAk!!”. Seakan usahanya terbayar, adik pun berlalu. Selanjutnya tidak ada posisi yang berubah.
Jumat, 25 Januari 2013
boku wa daijobu desuka?
Wah, sudah lama tidak up
date blog. Selain bingung mau nulis apa juga kurang motivasi, siapa juga
yang mau baca tulisan tidak jelas ini. Aaah, ternyata sudah tahun 2013. Waktu
terasa cepat berlalu. Tanpa kusadari yang ada hanya aku dan kenangan-lirik lagu
mode on- (Efek kepentok saat tidak tahu harus menulis apa, paling parah ng-upload lirik lagu. Tinggal copas cuy!).
Selasa, 27 November 2012
arigatou
Ini
bukanlah pertama kali saya tahu, tapi saya telah lama menyadari bahwa di
sekitar saya ada orang yang luar biasa. Mereka tidak begitu handal dalam
berpikir apalagi berstrategi. Mereka bukan pula orang yang pandai berbicara,
menata kata-kata dalam irama dan bahasa yang mengagumkan. Apa yang mereka
katakan merupakan hal yang biasa saya dengar dan ketahui sejak lama. Itu pun
dalam bahasa yang miskin kosa kata. Begitulah pendapat ‘sok tahu’ saya terhadap
mereka.
Tapi
apa sebenarnya yang membuat saya tetap mengikutinya, merasa itu berbeda dari
sebelumnya, dan terlambat kagum sesudahnya?
Selasa, 02 Oktober 2012
Sabtu, 15 September 2012
Mengapa hanya satu?
Padamkan sejenak warna-warni duniamu, saat kau mulai kehilangan arah.Nyalakan sekejap warna-warni duniamu saat berjalanmu kembali tegap.
Saya suka lirik itu. Haha, kontekstual. Karena teralu banyak warna dalam hidup kita jadi bingung. Kadang ada pula warna-warna yang sama sekali kita tak tahu namanya. Kau mungkin mengatakan kalau itu warna ungu, tapi yang lain berkata itu pink. Terkadang kau menganggap itu merah, namun yang lain mengatakan itu coklat. Entahlah, perspektif orang itu berbeda-beda. Apa lagi antara orang normal dengan buta warna. Tapi ketahuilah sesungguhnya hanya ada tiga warna yang perlu kau kenali betul-betul agar kau selamat (itu menurut teori). Padahal tidak sepenuhnya. Ya, itulah warna traffictlight.
Langganan:
Postingan (Atom)


