Sensei wa erai, teachers are awesome.. semua guru mengagumkan. Film ini mencoba menyampaikan
Selasa, 02 Oktober 2012
Sabtu, 15 September 2012
Mengapa hanya satu?
Padamkan sejenak warna-warni duniamu, saat kau mulai kehilangan arah.Nyalakan sekejap warna-warni duniamu saat berjalanmu kembali tegap.
Saya suka lirik itu. Haha, kontekstual. Karena teralu banyak warna dalam hidup kita jadi bingung. Kadang ada pula warna-warna yang sama sekali kita tak tahu namanya. Kau mungkin mengatakan kalau itu warna ungu, tapi yang lain berkata itu pink. Terkadang kau menganggap itu merah, namun yang lain mengatakan itu coklat. Entahlah, perspektif orang itu berbeda-beda. Apa lagi antara orang normal dengan buta warna. Tapi ketahuilah sesungguhnya hanya ada tiga warna yang perlu kau kenali betul-betul agar kau selamat (itu menurut teori). Padahal tidak sepenuhnya. Ya, itulah warna traffictlight.
Minggu, 29 Juli 2012
Don’t treat the sickness, treat the person
“Don’t treat the sickness, treat the person”. Itu merupakan judul dari salah satu episode dorama Jepang Dr. Koto’s Clinic. Hei hei, ada sesuatukah dengan film ini? Bagi yang sudah nonton filmnya pasti tahu. Sekilas setelah saya baca judul tersebut, dengan serta merta saya tersenyum dan menyepakatinya. Yang disembuhkan itu orangnya bukan penyakitnya.
Senada dengan kebiasaan malam di desa-desa, kalau pas mau ke warung ditanya, “mau beli apa?” dan kalau pas kebetulan dijawab “mau beli obat nyamuk”. Namun sayang jarang sekali orang yang menanyakan kembali “memangnya sakit apa nyamuknya?”. Ee? Sekarang bukan nyamuk lagi, tapi mungkin ngamuk tuh orang. Maksud doi pasti bukan obat untuk menyembuhkan nyamuk tapi obat anti nyamuk, obat untuk membasmi nyamuk. Hm.. jadi membahas nyamuk sih.. gara-gara diganggu nyamuk ne…ngingg…nging…ngiiing……plok! nah lo kena!
Rabu, 04 Juli 2012
Tentangnya Lagi?
Saat aku menekan tuts keyboard ini, seharusnya itu adalah saat-saat aku belajar. Sebab besok saya harus ujian. Tapi sayang, ternyata pikiranku tidak bisa fokus untuk belajar. Mungkin karena otak ini sudah jarang digunakan. Seperti kata pepatah asing “if you don’t use it, you will lose it”. Atau mungkin karena di usiaku saat ini adalah masa-masa labil. Ah, kelihatannya tidak. Teman-temanku tidak demikian. Bagiku mereka terlihat bisa meraih apa yang mereka targetkan. Ada yang masih bisa mempertahankan IP, ada yang lagi getol-getolnya cari uang, mau jadi usahawan kayaknya. Hehe. Aku doakan deh, semoga berhasil.
Oni-chan… aku kangen… kapan pulang??
Heran ya, waktu dia masih di rumah seringnya bertanya Mengapa masih di rumah? Mengapa ga’ cari kerja? Sepet banget ne mata kalau liat dia malas-malasan di rumah. Tapi setelah sekian lama, dia sekarang sudah bekerja. Meskipun dapat pekerjaan yang kurang sesuai dengan jurusannya. Maklum sajalah, coz dia juga kuliah ga’ sesuai dengan minat dan keahlliannya. Ckck.. memang hidup ini aneh.
Jumat, 22 Juni 2012
Sangatsu Kokonoka
In the middle of this drifting season
I suddenly feel the length of the days
In the midst of these quickly-passing days
You and I dream away
With my feelings on the March wind
The cherry blossom buds continue on into spring
I suddenly feel the length of the days
In the midst of these quickly-passing days
You and I dream away
With my feelings on the March wind
The cherry blossom buds continue on into spring
Sabtu, 05 Mei 2012
Tafakur Matahari
Dalam Al Qur'an Allah bersumpah demi makhluk-makhluk dan
fenomena-fenomena semesta itu, sebagaimana Dia bersumpah dengan jiwa dan
penyempurna ciptaannya serta pengilhamnnya. Di antara persoalan sumpah ini
adalah memberikan nilai yang sangat tinggi kepada makhluk-mahluk tesebut.
Kemudian menghadapkannya pada hati manusia supaya meresponnya dan merenungkan
nilai-nilai dan petunjuk-petunjuk yang dikandungnya. Sehingga ia layak
dijadikan objek sumpah oleh Allah Yang Maha Agung.
Begitu pula dengan makhluk Allah yang satu ini yaitu
matahari. Jika kita mencari kata matahari dalam Al Quran Digital maka akan
keluar sebanyak 42 ayat yang berkaitan dengan matahari. Matahari yang beredar
pada garis eredarnya. Matahari yang menciptakan bayang-bayang sebagai penanda
waktu. Matahari yang terbit dan terbenam. Matahari yang dijadikan dasar
perhitungan dan sebagainya.
Hikmah atau Ibrah yang bisa diambil dari matahari
Jumat, 04 Mei 2012
Ketika Shalat Malam Kita Kering
Wah, judulnya kok aneh ya? Maksudnya apa sih?
Maksud dari shalat malam kering
adalah ketika shalat malam kita tanpa si “air ekskresi” yang kata Pak Salim A.
Fillah tidak menimbulkan rasa jijik bahkan ia memunculkan rasa simpati orang
lain (baca: air mata). Shalat kita terasa hampa. Entah karena efek baru bangun
dari tidur dan pikiran masih kosong sehingga masalah-masalah yang seharusnya
kita adukan tidak bisa terbuncahkan? Atau mungkin karena memang kita ‘merasa’
tidak sedang punya masalah? (asal kita tahu merasa tidak punya masalah termasuk
masalah lho, he). Jelasnya terasa ada yang kurang saat itu.
Adakah yang merasakan seperti
itu? Shalat tahajud tidak membekas, tidak bermakna dan tidak nge-ruh. Padahal sudah mencoba untuk
meningkatkankan kekhusukan kita. Tapi tetap saja terasa hampa.
Sholat sunnah Tahajjud adalah ibadah yang istimewa.
Berbagai keistimewaan dan manfaatnya sangat menakjubkan. Mulai dari ketenangan
batin hingga penyembuhan banyak penyakit lahiriah. Tidak sedikit diantara kita
yang ingin melakukannya. Namun, terkadang sulit sekali untuk melaksanakannya. Bahkan
jika ada yang bisa melaksanakannya seringkali ia jauh dari kata bermakna. Simak
beberapa dalil mengaenai shalat tahajjud berikut ini.
Kamis, 08 Maret 2012
refleksi cermin
Sekarang Aku butuh cermin untuk melihat diriku sendiri. Melihat sesuatu yang tidak Aku sadari. Mungkin Aku telah melewatkan banyak hal, baik kecil maupun besar. Aku tidak tahu.
Senin, 06 Februari 2012
Barokah di Pagi Hari
Banyak peluang besar disia-siakan kalau kita suka tidur pagi. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa agar Allah memberkahi umatnya di pagi hari. Karena itu, kita perlu tahu rahasia untuk mendapatkan berkah waktu pagi
Selasa, 31 Januari 2012
Imaginasound
Rumah dan kampus saya bukanlah dua hal yang berjarak sedikit. Tapi mungkin kalau ditarik garis lurus menurut teorema phytagoras, pastilah lebih kecil jaraknya. Ca’elah! ribet banget bahasanya, intinya Rumah dan kampus saya cukup jauh. Waktu tempuh minimalnya 6 jam. Tapi itu hal yang amat jarang terjadi. Bahkan pernah saya mengalami perjalanan dari rumah ke daerah kampus saya itu lebih dari 12 jam. Bayangkan! betapa menyebalkan dan membosankannya. (Padahal itu karena nyasar muter-muter plus nunggu hujan mandeg, maklum bow, bawa benda-benda elektronik* kulkas, tv, radio,magicom?? Pastinya. Pastinya bukanlah, memangnya mau boyongan toko elektronik?) Yang mengenaskan saat itu saya sendirian dan na’asnya lagi Allah swt tidak mengizinkan saya untuk menyusahkan orang lain (tahukan maksudnya?). Tidak ada sahabat yang bisa datang menolong as hero. Ckck.. nasib-nasib..
Langganan:
Postingan (Atom)


