Jumat, 29 Juli 2011

Menuju Nol

Wah sudah lama tidak ngepost tulisan. memang segala sesuatu itu harus disyukuri. Bisa menekan tombol-tombol di keyboard pun juga merupakan kenikmatan tersendiri. Hehe...paling tidak tulisan tanganku yang amburadul kaya jejak ayam kepleset jadi ga kelihatan. Ya itu semua berkat kemajuan teknologi yang semakin pesat. Dari mengetik dengan menekan keras tutnya (kasihan jari kita) sampai keyboard komputer yang cukup disentuh dengan lembut tanpa menyakiti jari kita.
Selama ini, sadar atau ga sadar sebenarnya kita sedang menuju titik kosong lho. eits.. jangan bingung dulu. Itu yang dibilang di bukunya Pak Prie GS. Tapi kalau dipikir-pikir memang betul. Saya setuju dengan itu. Menurut saya kehidupan di dunia ini sebenarnya sederhana. Mungkin bagi yang merasa tidak demikian karna cara memandangnya saja yang berbeda. Hm.. padahal sebenarnya apa sih yang kita cari di dunia ini? wong kita hanya sementara saja di dunia ini.

Jumat, 22 April 2011

aku dan dakwah

Ada apa antara aku dan dakwah?
Lama aku merenung.Dakwah adalah jalan yang aku pilih. Sudah hampir dua tahun semenjak Allah memberikan cahayaNya. Aku sadar jalan yang aku pilih ini tidaklah mudah. Dakwah ini membutuhkan konsekuensi yang besar. Semoga aku tetap bisa istiqomah sampai akhir hayatku.


Dibutuhkan kompetensi yang cukup menjadi seorang da'i. Mengajak sesuatu harus tahu dulu sesuatu itu apa. Harus rajin baca, belajar tentang Islam dan semuanya, percantik akhlak, luruskan aqidah dan masih banyak lagi. mungkin kalau aku dilihat dari luar it's ok pakai jilbab lebar, menutup aurat, menjaga pandangan, namun tsaqofah? siapa yang paham coba...
Walau pun itu semua belum ada di aku tapi aku tetap mantap dengan keputusanku. Memperbaiki diri sendiri dan orang lain bukankah bisa berjalan beriringan? mengapa harus menunggu diri ini baik untuk memperbaiki orang dan lingkungan? sampai kapan? padahal di dunia ini tidak ada orang yang sempurna dan ma'sum kecuali Rasul. Jadi tidak ada alasan untuk tidak berada di jalan ini. Ingat Dakwah ini akan tetap menang dengan atau tanpa kita. Tinggal kita yang memilih apakah kita ingin menjadi bagian dari kemenangan itu.

Minggu, 06 Maret 2011

RANGKUMAN TARBIYAH DZATIYAH


I.       DEFINISI  TARBIYAH DZATIYAH

Tarbiyah Dzatiyah adalah sejumlah sarana Tabiyah (pembinaan), yang diberikan orang muslim, atau muslimah, kepada dirinya, unuk membentuk kepribadian islami yng sempurna di seluruh sisinya : ilmiah, iman, akhlak, sosial, dan lain sbagainya, dan naik tinggi ke tingkatan kesempurnaan sebagai manusia.
       Atau dengan kata lain, Tarbiyah Dzatiyah ialah Tarbiyah seseorang  terhadap diri sendiri dengan dirinya sendiri. 
II.      URGENSI TARBIYAH DZATIYAH

a.       Menjaga diri mesti didahulukan daripada menjaga orang lain
“Hai orang-orang ya beriman jagalah diri dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu “( At Tahrim:6)
b.      Jika Anda tidak mentarbiyah (membina diri Anda), siapa yang yang mentarbiyah Anda?
“(Ingatlah) Hari Allah mengumpulkan kalian pada hari pengumpulan” (At Taghabun:9)
c.       Hisab kelak bersifat Individual

Selasa, 01 Maret 2011

Rangkuman Buku Amal Jama'i ( GERAKAN BERSAMA)


Penulis: Syaikh Musthafa Masyhur



I.      PENTINGNYA GERAKAN BERSAMA

Dakwah secara berjama’ah adalah da’wah yang paling efektif dan bermanfaat bagi gerakan Islam. Dalam QS. Ali Imran: 104, Allah telah mengisyaratkan tentang wajibnya melaksanakan da’wah secara berjama’ah. Sebab ikhtiar perseorangan dengan cara sendiri-sendiri tidak akan mampu memikul segala tugas dan tanggung jawab da’wah dan tidak akan berdaya melaksanakan segala tuntutan perjuangan da’wah.

Minggu, 20 Februari 2011

Ekspresi Chat pada Facebook

Bagi sebagian orang, Facebook memang tidak bisa terpisahkan dengan kehidupan mereka. Setiap hari jejaring sosial ini selalu saja dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai elemen dan daerah. Hal ini antara lain disebabkan oleh feature-feature yang terdapat pada facebook mudah digunakan. Salah satunya adalah fasilitas chat. Dan untuk menambah kemenarikan saat chat di samping ini disediakan beberapa ekspresi. Penulisan dari tiap ekspresi ini tidak dipisahkan dengan spasi lho. Selamat mencoba.

Kekuatan Doa


Banyak orang sukses melakukan sesuatu, mengira kalau keberhasilannya adalah berkat kerja kerasnya, sedikit yang menganggap kalau itu adalah efek dari doa. Mungkin karena orang tersebut merasa dia tidak pernah berdoa tapi tetap berhasil ya karna usahanya itu. Padahal jika kau mengetahui kekuatan doa-lah yang paling berperan dalam keberhasilan kita. Mereka yang mendoakan. Orang-orang yang menyayangi kita. Ayah, Ibu, saudara, orang yang ridho dengan kita, bahkan orang yang tak mengenal kita pun ada yang senantiasa berdoa untuk kita. ingat doa untuk kaum mukminin dan mukminat? Orang-orang shalih tersebutlah yang senantiasa berdoa untuk kita. Jadi janganlah sombong hai Anak Adam!
Kemudian siapa pula yang berperan? ingat doa kita ditujukan kepada siapa? Ya, kepada Allah swt lah kita berdoa. Allah lah yang maha berkehendak. Penentu dari terkabulnya doa kita tiada lain adalah Yang Maha Berkehendak. Manusia mungkin telah berusaha keras, berdoa sepanjang siang dan malam. Namun kesudahan dari semua itu dikembalikan kepada Allah. Maka ada doa yang dikabulkan dan ada pula yang tidak. Oleh karena itu hendaklah kita tahu mengapa doa kita belum terkabul.
Beberapa penghalang terkabulnya doa:

1.     Makan dan minum dari yang haram, mengkonsumsi barang haram berupa makanan, minuman, pakaian, dan hasil usaha yag haram.
2.     Minta cepat terkabulnya doa yang akhirnya meninggalkan doa
3.     melakukan maksiat dan apa yang diharamkan Allah
4.     meninggalkan kewajiban yang telah diwajibkan Allah
5.     Berdoa yan isinya mengandung perbuatan dosa atau memutuskan silaturaim
6.     Tidak sunguh-sunguh dalam berdoa
7.     Lalai dan dikuasai hawa nafsu, Rasulullah saw bersabda: "Berdoalah kalian kepada Allah dengan yakin akan dikabulkan,ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati lalai dan lengah" (HR.At- Tirmidzi)
Selain itu kita juga harus tahu kapan sebaiknya kita berdoa, bagaimana tempat dan keadaan kita agar doa kita dikabulkan Allah. Waktu, keadaan, dan tempat dikabulkannya doa:

Senin, 04 Oktober 2010

Tak kan Sampai di sini

Buk! Kuhempaskan ransel penuh buku di kasur. Segera kuberlari ke dapur dan mengalirkan beberapa teguk air ke kerongkonganku. Glek...glek... Sedikit menyejukkan, tetapi tetap masih terasa kepayahan akibat kuliah kalkulus yang membuat jantung berpacu keras dan menegangkan urat syaraf. Huhf.
Penyebabnya klasik, aku tidak bisa mengerjakan soal di depan kelas. Tapi yang membuatku kesal adalah sepertinya hanya aku seorang yang merasa demikian. Aku merasa bebal. Padahal waktu SMA tak ada masalah serius dengan otakku. Oh God! Aku sulit memahami keadaan sekarang. Tambah pula cuaca hari ini terlalu bersahabat alias cerah tanpa awan (dijamin cucian kering tuh!). “bikin tambah otak mendidih aja”, omelku.
Saat kuputuskan untuk meluapkan itu semua dengan nonton TV, seseorang membuka pintu. Ternyata my friend datang.
“wa’alaykumsalam!! Neng cuantik” kataku. Waks!! Siapa yang yang salam?
“Eh, assalamu’alaykum! Afwan ukhti” sahutnya sambil berlalu ke kamarnya begitu saja.
“iya deh, ane maafin, habisnya masuk kos kok nggak pengumuman dulu”. Lho, tidak ada tanggapan ya? ”tapi jangan diulangin pas nikah nantii ye?”. Duh, kok masih sepi. Apa ada yang salah ya? Biasanya doi have fun saja kalau diajak bercanda. Hei, what’s wrong with her?
“Dev.. Deva.. maafin ane, ane Cuma bercanda kok, jangan masukin ke hati ya, masukin aja ke telinga kiri terus keluarin ke telinga kanan, udah gitu anti remes-remes aja trus masukin ke tong sampah!!” (waduh, belibet amat ya?!)^_^
Selang beberapa detik, akhirnya Deva keluar juga dari kamarnya. Mukanya menggambarkan kalau ada beban berat di pundaknya. Tampaknya dia sedang ada masalah. Tanpa menunggu lama segera ia ceritakan kepadaku permasalahan yang membuatnya sedemikian dilema. Sangat lepas. Aku dan dia memang begitu akrab, padahal belum genap dua semester ini kami berteman, tapi hubungan kami begitu dekat. Dan aku pun tidak keberatan mejadi “ember” ketika dia butuh wadah untuk menumpahkan semua perasaannya.
Kali ini yang menjadi masalah adalah bahwa Deva dikhitbah oleh seorang ikhwan. Masalah yang sama ketika semester satu lalu. Hanya saja yang dulu adalah orang yang Deva belum kenal sama sekali, jadi meskipun keluarganya mendukung, dengan alasan ingin kuliah dulu habis perkara deh. Tetapi yang kedua ini beda, ikhwan yang satu ini sudah kenal baik dengan Deva maupun keluarganya, dan yang dapat saya tangkap dari “antena” instingku, Deva ragu untuk menolak lamaran tersebut. Padahal ia belum siap. Ia bingung apa yang harus dilakukannya.

Senin, 12 April 2010

Arti Keluarga

waduh,, percaya g? q lagi bingung pengen nulis apa... katanya nulis yag bermanfaat donkk......
oke,, tulis yan gbermanfaat, tau tidak klo keluarga itu adalah tempat ternyaman buat ku...

padahal ada orang-orang yang tidak punya keluarga, gimana ya rasanya??? ku bersyukur sekali lo aku masih punya keluarga. tapi tetaplah yang nomer satu itu adalah aku masih punya Alloh swt.

semua yang ada di dunia kita itu tidak ada yang abadi. begitu juga dengan keluargaku. ku tahu suatu saat nanti aku harus merelakan diri untuk ditinggal salah satu dari mereka, orang yang ku sayang,,, huft.. pasti sedih banget,, tapi ya Alloh jagan sekarang ku belum siap...

aku kangen mereka, my parents my broters an sisters...
kapan ku pulang.......

Senin, 28 Desember 2009

Cara Belajar Efektif


Seringkali kita belajar hanya pada saat akan menghadapi ulangan atau ujian semata, bener gak?? hayoo ngaku.... kebanyakan memang demikian, meskipun ini tidak baik.Karena secara, hal yang besar tidak mungkin dapat diselesaikan dalam waktu yang demkian singkat. malamnya belajar, esoknya ujian. Pasti hasilnya ga maksimal.

Tapi masalah lain kalu sudah kepepet alias mau gimana lagi, dari pada gak belajar sama sekali? Demikian mungkin alasan jitunya.

Ya... hitung-hitung ikut beri solusi, Neh ada beberapa tips blajar kilat. Simak BAik-baik YO!!!

  1. kalo emang udah diplaning ga mau blajar rutin, SIMAK dan Perhatikan baik-baik saat Guru atau dosen menerangkan. Buka mata lebar-lebar, pasang telinga kiri dan kanan. duduk paling depan kalo bisa deket papan tulis, truz kalo da yang kurang paham tanya langsung ke guru, kalo takut ya ke temen yang kira2 pinter.. Tapi mending gak usah takut dech, kan emang udah tugasnya guru membuat kita paham. Jadi pede aja kali..
  2. yang kedua ne kalo yang no. 1 udah kepalang tanggung gak dilakuin. Udah gak mudeng pas guru nerangin apa lagi blajar sendiri?? GAWAT, bahaya tuh..!!! Ya kalau kira-kira buat blajar sendiri gak memungkinkan berusahalah untuk mendekati teman yang pinter truz tanya dengan santai "Eh gimana semalem blajarnya apa aja? Udah masuk ke bagian ini belum?(nyebutin judul kek!) transfer dunkkkk??"
  3. Yah no 2 sih parah, kemungkinan yang lain yaitu cari kisi2 soal yag mau diujiikan. Biasanya guru ngasih, tapi lo gak ngasih ancem aja!! harta ato nyawa??... eh jangan ding, yang satu ini pantang untuk dilakuin, guru wajib kita hormati. Inget Sun GO KOng ga? siluman kera yang meskipun sakti tapi tetep hormat dan sayang gurunya. Seru banget tuh film, tapi jangn diambil ajarannya ya,,? ehm kembali ke topik, lo gak dikasih sama guru, tanya aja sama kakak kelas yang pernah diajar sama guru yang sama,,, gimana cara ujiannya and soal2 yang kemarin keluar...

ya,,, mungkin dulu tips2nya. kalo ada ide lain ntar insyaAlloh diposting dah.
Kalo ada yang gak suka afwan ya sebelumnya.....
Wassalam.